Place your ads here

ads
Home » , , » Sinopsis & Review The Wonderful Wedding (2015), Saat Tradisi Menjadi Musuh Restu dan Resepsi

Sinopsis & Review The Wonderful Wedding (2015), Saat Tradisi Menjadi Musuh Restu dan Resepsi


Pernikahan merupakan hal yang sangat sakral. Tak jarang, 'perbedaan' antara kedua mempelai menjadi penghalang restu orang tua. Lantas, apa jadinya ketika perbedaan tradisi menjadi 'musuh' bagi restu dan resepsi itu sendiri? Keluarga satunya China bahasanya China tulen, keluarga satunya lagi Taiwan bahasanya hokkian. Yang satunya kukuh one China policy, yang satunya anti one China policy. Yang satu percaya tradisinya begitu, yang satunya lagi percaya tradisinya begini. Mau nikah aja ribet, ya. The Wonderful Wedding (2015) menawarkan kisah yang cukup menarik tersebut. 

Cast:
Ruby Lin
Dong-xue Li
Chu Ke-liang

Sinopsis The Wonderful Wedding (2015)
15)

Fei adalah seorang pemuda kaya dari Beijing, sementara Shu feng adalah seorang wanita karir dari Taiwan. Mereka berdua adalah sepasang kekasih. Suatu hari, Shu Feng hamil dan hal tersebut membuat Fei dan Shu Feng bertekad untuk segera menikah. Namun perbedaan tradisi antara keluarga Shu Feng yang berasal dari Taiwan dan keluarga Fei yang berasal dari Tiongkok daratan, membuat restu kedua keluarga sulit untuk didapatkan. Hal tersebut kemudian menimbulkan konflik-konflik lainnya.

Review The Wonderful Wedding (2015)


The Wonderful Wedding menawarkan kisah yang cukup menarik. Terutama, bagi mereka yang memang mengerti tradisi pernikahan ala budaya tionghoa. Konflik tradisi yang ditawarkan antara perbedaan tradisi Taiwan dan China tentu sangat menarik apalagi The Wonderful Wedding ini dilengkapi dengan taburan bumbu komedi. Tentu permasalahan antara China dan Taiwan kalau ditelaah secara politik akan menimbulkan kerumitan. Tapi akan berbeda tentunya, jika konflik antara China dan Taiwan dikemas secara komedi kedalam tema besar tradisi pernikahan.




Film ini merepresentasikan relevansi yang memang 'seperti itu' adanya, ketika keluarga China daratan dan other China mempermasalahkan tradisi dalam pernikahan. Pengenalannya dibuat cukup menarik dengan menyuguhkan budaya diantara kedua keluarga. Pertama, dari keluarga Shu Feng yang berasal dari Taiwan dengan bahasa daerah (hokkien) dan kepercayaan yang masih begitu kuat. Sementara, keluarga Fei dikenalkan sebagai keluarga terpandang dari Beijing yang tentu budaya dan tradisinya masih 'tiongkok daratan' banget. 

Selalu menarik memang, ketika konflik berputar di 2 budaya yang berbeda dan bagaimana penyelesaian dari perbedaan budaya tersebut. Apalagi, perbedaan budaya yang disuguhkan lahir dari momen sakral seperti resepsi pernikahan. Tidak monoton di seputar perbedaan tradisi, konflik yang ada nyatanya juga bermain di internal keluarga Fei. Konflik yang terelaborasi antara tradisi, hubungan asmara kedua mempelai, dan permasalahan internal keluarga pun menyatu dengan taburan bumbu komedi yang takarannya cukup 'pas' untuk mengundang senyum.

Film ini mungkin bukan tipe film komedi yang bisa menyenangkan semua penontonnya. Dalam hal ini, mungkin konflik dan komedinya lebih bisa dirasakan oleh penonton yang memang mengerti tradisi dan budaya dari resepsi pernikahan ala tionghoa. Hal itulah kemudian yang menyebabkan rating imdb film ini tidak terasa terlalu mengesankan. Padahal dari segi budaya, interaksi, bahasa, film berdurasi 1 jam 44 menit ini terasa cukup menyenangkan.

Our Rating:
6,5 

                       

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Video Of the Day

Subscribe by Email

Pengikut

Facebook

 
Copyright ©
Created By Sora Templates & Free Blogger Templates